Financial Tips: Habiskan Saja Gajimu!

Ada beberapa ilmu penting yang berguna dalam kehidupan kita sehari-hari namun sering tidak diajarkan di sekolah & kuliah, salah satunya ialah mengatur keuangan/financial planning. Seringnya ilmu ini cuma dipelajari orang-orang yang emmang terjun di dunia finansial atau ga mereka yang lahir dari keluarga berada/entrepreneur family/conglomerate family. Ini adalah salah satu faktor pembeda kenapa orang yang kaya makin kaya, mereka punya resources & pandai mengatur keuangan.

Tulisan ini gak akan bahas financial planning yang rumit, hanya financial tips yang simpel namun bisa kita terapkan di kehidupan kita sehari-hari. Tips ini dipopulerkan oleh independent financial planner consultant, Ahmad Gozali, judulnya: Habiskan Saja Gajimu! Aneh kan judulnya? Penasaran? Mari simak artikel berikut:

~

Habiskan Saja Gajimu!

Banyak yang bertanya pada saya, “Bagaimana caranya agar bisa menyisakan uang? soalnya banyak sekali kebutuhan ini dan itu, jadinya susah sekali untuk bisa menabung”.

Ada lagi yang mengeluh “Udah kita hitung di atas kertas, akhir bulan bisa ada sisa sekian ratus ribu buat ditabung. Eh pas akhir bulan, gak ada sisanya tuh. Malah kadang kurang

“Uangnya udah dibagi-bagi per amplop, termasuk untuk tabungan. Tapi kok ya adaaaa aja kebutuhan ini dan itu. Jadinya gak nabung lagi deh” Begitu pengakuan sebagian orang lain yang bertanya-tanya bagaimana cara yang efektif agar bisa menyisakan uang untuk ditabung.

Kalau menurut saya sih, tidak usah mencari cara untuk menyisakan uang, karena uang memang sulit untuk bersisa. Uang itu seperti air, mudah menguap, mudah mengalir. Uang memang diciptakan untuk dipakai, untuk dihabiskan, bukan untuk disisakan. Itulah sebabnya uang sulit sekali untuk bersisa.

Maka sebagai perencana keuangan, saya TIDAK menyarankan untuk menyisakan uang untuk kebutuhan masa depan. Sekali lagi, JANGAN sisakan uang. Saya ulang lagi ya… JANGAN sisakan uang untuk kebutuhan masa depan. Setiap Anda gajian, langsung HABISKAN saja.

Begini caranya:

1. ‘Pay Your God First’

Prioritas pertama adalah ‘Pay your God first’ tentu artinya bukan membayar pada Allah, karena tidak Allah memerlukan apapun dari makhluknya. Yang saya maksud adalah membayar kewajiban yang diminta Allah SWT. Baik itu berupa zakat, maupun infaq dan sedekah yang bersifat sukarela.

2. Bayar Hutang

Prioritas pengeluaran kedua adalah, bayar hutang. Kenapa harus bayar hutang duluan sebelum yang lain? Karena risikonya besar kalau tertunda. Kena denda, kena bunga tambahan, dan lain-lain. Semakin ditunda, akan semakin besar lagi konsekuensinya.

3. Saving

Prioritas pengeluaran yang ketiga adalah untuk saving. Dari namanya saja sudah jelas, saving di sini maksudnya adalah menabung. Baik itu menabung untuk dana cadangan, ataupun investasi untuk masa depan seperti dana pensiun dan sebagainya. Asuransi pun saya masukkan di sini. Karena pos ini saya anggap sebagai keperluan di masa depan.

4. Shopping

Dan prioritas terakhir yaitu pengeluaran untuk shopping alias konsumsi. Mulai dari makanan, transport, dan sebagainya yang kita nikmati saat ini juga. Pengeluaran yang ini saya sarankan ambil dari sisanya saja setelah membayar zakat, setelah dipotong zakat, dan setelah menabung. Karena pengeluaran ini cenderung tidak ada batas maksimalnya. Kalau ada uang 1 juta, bisa habis untuk konsumsi saja. Kalau ada uangnya 10 juta bisa habis hanya untuk konsumsi.

Mungkin ada juga nyeletuk “Lho, kalo gitu sama aja dong… selama ini juga habis-habis aja kok, malah kadang kurang… Ya, paling urutannya aja yang beda. Biasanya belanja dulu, kalo ada sisa baru deh ditabung, kalo ditagih baru deh bayar hutang. Sedekah? Kalo inget….”

Beda dong kalo gitu…!

Kenapa selama ini gagal menabung dengan rutin? Karena menunggu SISA. Dan seperti yang sudah saya katakan di atas, uang sulit sekali untuk bersisa.

Pengeluarannya mungkin sama saja, jumlahnya juga sama saja. Tapi mindset kita adalah MENGHABISKAN, bukan MENYISAKAN. Sehingga lebih mudah dan menyenangkan untuk dijalankan.

Jadi kesimpulannya adalah, mari kita HABISKAN uang kita di jalan yang benar dan menyenangkan. Bukan MENYISAKANNYA dgn sakit hati dan terpaksa.

~

Simple bukan caranya? Tinggal dipraktekin aja.
Semoga financial tips di atas bermanfaat buat kalian yang baca & gue khususnya.

Cheers!

 

NB: Artikel asli “Habiskan Saja Gajimu!” bisa dibaca di sini